Lewati ke konten utama
Panduan Keuangan
Investasi5 menit baca

Emas batangan vs perhiasan untuk investasi: mana lebih untung?

Perbandingan emas batangan Antam dan perhiasan emas sebagai instrumen investasi. Spread, ongkos, likuiditas, dan pajak, mana yang lebih menguntungkan?

Oleh Redaksi Panduan Keuangan
Daftar isi

Ringkasan: Untuk investasi murni, emas batangan jauh lebih efisien dibanding perhiasan karena spread beli-jual hanya 3-7% sementara perhiasan bisa 20-30%. Tapi perhiasan punya nilai pakai yang tidak dimiliki batangan. Pilihan tergantung tujuan: akumulasi kekayaan (batangan) atau penyimpan nilai sambil dipakai (perhiasan).

Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai favorit keluarga Indonesia, terutama saat inflasi tinggi atau rupiah melemah. Tapi banyak yang masih bingung: lebih baik beli emas batangan Antam atau perhiasan di toko emas? Berikut perbandingan tuntas dari sisi finansial.

Apa beda emas batangan dan perhiasan?

Emas batangan adalah emas murni dengan kadar 99,99% (24 karat), diproduksi dengan standar industri oleh produsen resmi seperti PT Antam Tbk atau UBS. Batangan datang dengan sertifikat dan nomor seri unik yang bisa dicek keasliannya.

Emas perhiasan umumnya hadir dalam kadar 70%-87,5% (17-21 karat) karena emas murni terlalu lunak untuk dibentuk sebagai perhiasan. Sisa kadar adalah campuran logam seperti perak, tembaga, atau nikel sebagai penguat.

Perbedaan kadar ini langsung berdampak pada nilai jual kembali. Per gram, perhiasan 18 karat hanya bernilai 75% dari harga emas murni harian.

Berapa spread beli-jual emas batangan dan perhiasan?

Spread adalah selisih antara harga beli dan harga jual kembali. Inilah biaya tersembunyi dalam investasi emas. Misalnya pada acuan harga emas 2026:

ItemHarga beliHarga jual kembaliSpread
Emas batangan Antam 10 gramRp 14.500.000Rp 13.900.000~4%
Perhiasan 18 karat 10 gramRp 12.500.000Rp 9.500.000~24%
Perhiasan 22 karat 10 gramRp 14.000.000Rp 11.200.000~20%

Artinya jika kamu beli emas batangan Rp 14,5 juta lalu jual seminggu kemudian, kamu kehilangan sekitar Rp 600.000 (4%). Tapi jika kamu beli perhiasan Rp 12,5 juta lalu jual seminggu kemudian, kamu kehilangan Rp 3 juta (24%). Selisih ini adalah keuntungan toko emas atas ongkos pembuatan, desain, dan margin.

Berapa ongkos cetak batangan dan ongkos buat perhiasan?

Emas batangan punya biaya cetak (premium di atas harga emas murni harian). Semakin kecil ukuran, semakin besar premium per gram:

  • 0,5 gram: premium ~12% di atas harga acuan
  • 1 gram: premium ~8%
  • 5 gram: premium ~4%
  • 25 gram: premium ~2%
  • 100 gram: premium ~1,5%

Untuk efisiensi, ukuran 5 gram ke atas lebih masuk akal jika kamu serius berinvestasi.

Emas perhiasan punya ongkos buat (workmanship fee) yang biasanya tidak dihitung saat dijual kembali. Inilah penyebab utama spread tinggi perhiasan. Cincin dengan desain rumit bisa kena ongkos buat 15-25% dari harga emas-nya.

Mana yang lebih mudah dijual kembali?

Emas batangan Antam dengan sertifikat dapat dijual kembali di:

  • Butik Antam (sesuai harga buyback harian, transparan di logammulia.com)
  • Pegadaian (dengan potongan kecil)
  • Toko emas (dengan pengecekan kadar)
  • Marketplace online (Tokopedia Emas, Pluang)

Spread relatif sama di mana-mana karena harga acuannya jelas.

Emas perhiasan harga jualnya lebih subjektif. Toko emas biasanya hanya menghargai 60-80% dari harga beli, dan harga bisa berbeda antar toko. Toko emas di kota kecil kadang menolak membeli perhiasan dari toko emas lain karena khawatir kadar palsu.

Apakah emas batangan dan perhiasan kena pajak?

Berdasarkan PMK Nomor 48 Tahun 2023 (berlaku 1 Mei 2023, menggantikan PMK 34/PMK.010/2017), penjualan emas batangan kena PPh 22 sebesar 0,25%, dan penjualan kepada konsumen akhir dikecualikan dari pemungutan.

PPh ini umumnya sudah include di harga jual produsen.

Untuk perhiasan, sejak PMK Nomor 48 Tahun 2023 (menggantikan PMK 30/PMK.03/2014) PPN dikenakan dengan tarif tertentu dari harga jual: 1,1% untuk penyerahan ke sesama pengusaha emas, atau 1,65% untuk penjualan ke konsumen akhir. Jadi yang memungut PPN adalah toko emas, dan biaya ini umumnya sudah diakomodasi dalam harga.

Bagaimana cara menyimpan emas dengan aman?

Emas batangan idealnya disimpan di Safe Deposit Box (SDB) bank dengan biaya Rp 300.000-1.500.000/tahun tergantung ukuran. Tabungan Emas Pegadaian juga jadi opsi karena fisik emas disimpan oleh Pegadaian, kamu cukup pegang buku tabungan.

Perhiasan biasanya disimpan di rumah karena sering dipakai. Risiko hilang atau dicuri lebih tinggi, terutama saat traveling atau pulang malam.

Kapan sebaiknya pilih batangan, kapan perhiasan?

Emas batangan cocok jika:

  • Tujuan murni investasi/lindung nilai
  • Punya dana minimal Rp 5 juta untuk satu kali pembelian (ukuran 3-5 gram)
  • Punya akses SDB atau lokasi penyimpanan aman
  • Hold jangka menengah-panjang (3+ tahun)

Emas perhiasan cocok jika:

  • Mau fungsi ganda: dipakai sehari-hari + simpan nilai
  • Hadiah untuk anggota keluarga
  • Bagian dari tradisi (mahar, hadiah pernikahan)
  • Tidak peduli dengan optimasi spread

Strategi alokasi yang masuk akal

Untuk keluarga dengan target alokasi emas 10% dari portofolio, sebaiknya:

  • 70-80% dalam emas batangan sebagai inti investasi
  • 20-30% dalam perhiasan untuk pemakaian dan tradisi

Jika ingin mulai dengan modal kecil, pertimbangkan Tabungan Emas Pegadaian yang minimum Rp 50.000/transaksi dan saldo bisa dicetak jadi batangan saat sudah cukup (minimal 1 gram).

Tindakan praktis

  1. Cek harga acuan harian di logammulia.com atau aplikasi Pegadaian
  2. Bandingkan dengan beberapa butik/toko sebelum membeli
  3. Pastikan emas batangan punya sertifikat asli dengan nomor seri
  4. Untuk perhiasan, minta kuitansi yang mencantumkan kadar dan berat
  5. Simpan bukti pembelian, penting saat jual kembali

Investasi emas adalah maraton, bukan sprint. Spread tinggi pada perhiasan baru bisa "tertutup" oleh kenaikan harga emas dalam jangka 5-10 tahun. Untuk akumulasi kekayaan murni, emas batangan tetap juara.

Sumber: OJK.go.id, logammulia.com (PT Antam Tbk), PMK Nomor 48 Tahun 2023 (pajak emas, menggantikan PMK 34/2017 dan PMK 30/2014), Pegadaian.co.id

Pertanyaan yang sering ditanya

Berapa minimal modal untuk mulai investasi emas batangan?

Antam menjual emas batangan mulai dari 0,5 gram (sekitar Rp 600.000-700.000 tergantung harga harian). Untuk pemula, mulai dari 1 gram (sekitar Rp 1,2-1,4 juta) sudah cukup untuk merasakan dinamika harga sebelum memperbesar porsi.

Apakah emas perhiasan termasuk investasi yang baik?

Untuk tujuan murni investasi, emas perhiasan kurang efisien karena spread (selisih beli-jual) bisa mencapai 20-30%. Perhiasan lebih cocok untuk fungsi ganda: dipakai sehari-hari sambil menyimpan nilai. Jika tujuannya hanya akumulasi kekayaan, emas batangan lebih unggul.

Apakah emas batangan dikenakan pajak?

Ya. Sejak Peraturan Menteri Keuangan PMK 48/2023 (berlaku 1 Mei 2023, menggantikan PMK 34/2017), penjualan emas batangan oleh produsen seperti Antam dikenakan PPh 22 sebesar 0,25%, dan penjualan kepada konsumen akhir dikecualikan dari pemungutan. Untuk pembelian sebagai konsumen akhir, pajak ini umumnya sudah include di harga jual produsen.

Referensi resmi

Diakses 30 Mei 2026.

Catatan pentingArtikel ini bersifat edukatif, bukan nasihat keuangan individual. Pertimbangan produk, regulasi, dan suku bunga bisa berubah sewaktu-waktu. Untuk keputusan besar, konsultasikan dengan perencana keuangan bersertifikat atau lembaga resmi yang relevan. Baca selengkapnya di Disclaimer Keuangan.

Artikel terkait di Investasi